Dalam tragedi maut karamnya Van der Wijck pada 20 Oktober 1936, nama Martinus Jacobus Uytermerk mencuat sebagai simbol kesetiaan pada tugas kemanusiaan. Sebagai kepala telegrafis radio di atas kapal, Uytermerk bertanggung jawab atas keselamatan komunikasi pelayaran.
Ketika kapal mulai miring 45 derajat dan air laut membendung koridor bawah, Uytermerk menolak dievakuasi ke sekoci. Ia mengunci dirinya di dalam ruang radio dan terus menekan kunci telegraf memancarkan pesan "SOS SOS SOS DE DDC VAN DER WIJCK SINKING".
Berkat sinyal darurat yang ia pancarkan hingga menit terakhir sebelum pos radio terendam air, stasiun pemancar Surabaya dan kapal-kapal sekitar mendapat koordinat presisi. Pengorbanannya diabadikan pada plakat khusus di Monumen Brondong sebagai contoh keteladanan seorang pelaut sejati.
