Mendedikasikan Jejak Keberanian untuk Generasi Masa Depan.
Portal ZulzzSejarah dirancang sebagai ruang arsip terbuka eksklusif yang merekonstruksi tragedi karamnya Kapal Uap Mewah KPM SS Van der Wijck (20 Oktober 1936) sekaligus mendokumentasikan nilai luhur solidaritas nelayan Paciran dan Brondong.
Struktur & Tanggung Jawab
Anggota Kelompok & Tim Riset
Kolaborasi intensif dalam menggabungkan ketelitian historis, penulisan naratif berkualitas, dan rekayasa web modern berkelas dunia.
Muhammad Izzul Muttaqin
Lead Designer & Fullstack Development
Bertanggung jawab penuh atas arsitektur sistem, desain antarmuka (UI/UX) berkelas museum, optimasi performa digital, perancangan identitas visual, serta rekayasa frontend dan backend yang responsif.
Fokus Kontribusi:
Arsitektur UI/UX, Interaktivitas Digital, & Performance Engineering
Calvin Azril Damara
Historical Data Analyst & Research Specialist
Bertanggung jawab atas riset data primer, verifikasi silang dokumen maritim 1936, penelusuran arsip KPM (Koninklijke Paketvaart Maatschappij), serta validasi kronologi tenggelamnya kapal.
Fokus Kontribusi:
Verifikasi Kronologi, Manifest Kapal, & Analisis Data Historis
Zaka Akrim Nuzula
Content Curator & Heritage Specialist
Bertanggung jawab atas penyusunan narasi sejarah heroisme nelayan Paciran-Brondong, dokumentasi fisik prasasti monumen, serta penyelarasan gaya bahasa historis yang edukatif dan menggugah.
Fokus Kontribusi:
Kurasi Narasi, Dokumentasi Monumen, & Etnografi Maritim
Metodologi & Standar
Komitmen Kami pada Presisi Historis & Karya Digital
Proyek ini dikerjakan bukan sekadar sebagai tugas, melainkan upaya sungguh-sungguh untuk menyajikan sejarah lokal Lamongan dalam standar dokumentasi digital internasional yang mudah dipelajari oleh masyarakat luas.
Didukung oleh riset pustaka arsip kolonial, dokumentasi lapangan di Pelabuhan Brondong, serta verifikasi narasi sejarah maritim.
Riset Berbasis Sumber Primer
Setiap kronologi, spesifikasi kapal, dan kutipan plakat diverifikasi melalui arsip maritim resmi (KPM Archives, Marhisdata, serta catatan dinas kebudayaan terkait).
Estetika Digital Berkelas & Natural
Menghadirkan pengalaman membaca layaknya katalog museum kuratorial dengan tipografi serif elegan, sinkronisasi tema siang-malam, dan tata letak hand-crafted tanpa pola generator AI instan.
Apresiasi Nyata bagi Sejarah Lokal
Menyoroti secara khusus keteladanan kemanusiaan nelayan Paciran dan Brondong yang secara sukarela mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan sesama manusia tanpa memandang status.